5 Tips Aman Berenang di Kolam Renang Umum saat Wabah Covid-19

5 Tips Aman Berenang di Kolam Renang Umum saat Wabah Covid-19

 

Lihat banyak hal ini, saat sebelum Mama berenang di kolam renang umum saat wabah sebaiknya simak dulu 5 Tips Aman Berenang di Kolam Renang Umum saat Wabah Covid-19

Baru saja ini, beberapa public tempat, seperti mall, restaurant, dan tempat wisata, sudah dibuka dalam periode peralihan new normal di tengah-tengah wabah Covid-19.

Disamping itu, pemerintahan sudah meluluskan kolam renang umum untuk dibuka lagi. Dikatakan oleh Anggota Team Komunikasi Gugusan Pekerjaan Pemercepatan Pengatasan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, jika warga sudah dibolehkan memakai kolam renang umum.

Lalu, bagaimana agar aman saat berenang di kolam renang umum? Karena, harus kita ada dalam air yang serupa sama orang lain dan bisa jadi tercemar droplet mereka.

Menurut Pusat Pengaturan dan Penangkalan Penyakit, tidak terdapat bukti jika virus yang mengakibatkan Covid-19 bisa menebar kesemua orang lewat air di kolam, kolam air panas, spa, atau tempat bermain air. Seandainya kolam itu didisinfeksi dengan klorin.

Krista Wigginton, seorang profesor tehnik lingkungan di Fakultas Tehnik Kampus Michigan, menjelaskan jika kolam yang diklorin meminimalisasi resiko penebaran karena virus ini benar-benar rawan pada desinfeksi klorin.

Resiko lebih besarnya ialah dari hubungan sama orang yang lain bicara, batuk, atau bersin di dekat kita.

 

5 Tips Aman Berenang di Kolam Renang Umum saat Wabah Covid-19

 

1. Check ketentuan dan standard kebersihan di kolam renang yang bakal dikunjungi

Saat sebelum memakai kolam renang umum, seharusnya Mama memeriksa ketentuan dan standard kebersihan di situ. Ini adalah panduan aman berenang di kolam renang umum saat wabah.

Reisa menyarankan untuk pastikan air kolam renang didisinfeksi dengan teratur memakai klorin dengan kandungan 1-10 ppm atau bromin dengan kandungan 3-8 ppm hingga pH air capai 7,2 sampai 8. Disamping itu, tempat kolam renang harus juga didisinfeksi.

Tanya, apa kolam renang umum yang Mama kunjungi batasi pengunjung dan waktu berenang atau mungkin tidak. Lantas, check apa ada pengisian form self asessment resiko Covid-19 untuk pengunjung untuk pastikan keadaannya sehat.

Dan tentu saja semua petugas atau pengurus kolam harus menggunakan masker. Bahkan juga lebih bagus bila Mama pilih kolam renang outdoor dibanding kolam renang indoor karena virus lebih sukai ruangan tertutup

 

2. Membawa peralatan renang individu dan tidak boleh share sama orang lain

Panduan aman berenang di kolam renang umum saat wabah, selanjutnya ialah bawa peralatan renang individu dan tidak boleh share sama orang lain.

Boris Lushniak, M.D., dekan Fakultas Kesehatan Warga di University of Maryland School merekomendasikan untuk jaga beberapa barang supaya masih tetap dekat dan tidak share dengan rekan atau sama-sama pengunjung sepanjang wabah.

Bila Mama pergi dengan keluarga, sampaikan pada beberapa anak supaya tidak pinjamkan peralatan renang, seperti ban, pelampung, dan kacamata renang pada orang lain.

3. Mengaplikasikan prosedur kesehatan saat ada di luar kolam renang

Panduan aman berenang di kolam renang umum saat wabah, setelah itu mengaplikasikan prosedur kesehatan saat ada di luar kolam renang.

Implementasi itu, seperti menggunakan masker, memakai hand sanitizer atau bersihkan tangan memakai sabun, dan bawa tisu disinfektan untuk mengelap permukaan yang kerap disentuh.

Menggunakan masker terhitung langkah khusus untuk kurangi penebaran Covid-19, tapi berenang tidak berarti harus menggunakannya di di air. Gunakan masker saat ada di luar kolam renang.

Bahkan juga bila tangan Mama tergenang di air yang memiliki kandungan klorin, masih tetap penting untuk jaga kebersihan tangan yang betul. Bersihkan tangan sekerap kemungkinan dengan sabun atau pakai hand sanitizer yang memiliki kandungan minimal 60 % alkohol.

Bukan gagasan yang jelek , memakai tisu disinfektan untuk bersihkan permukaan yang kerap disentuh, seperti bangku dan meja, gagang pintu, dan lain-lain.

4. Menjaga jarak sama orang lain, baik dalam atau di luar kolam renang

Pexels/Bruce Mars
Supaya masih tetap aman dan terbebas recikan droplet seseorang, khususnya saat Mama dan keluarga tidak sedang menggunakan masker dengan terus bergerak dan jaga jarak dengan pengunjung kolam renang yang lain.

Robert Quigley Ph.D., dalam sektor imunologi sekalian direktur klinis regional untuk perusahaan mitigasi resiko perjalanan, International SOS, mengatakan jika karena hanya kita di di air tidak berarti bebas untuk menyalahi ketentuan enam kaki.

Di luar kolam kemungkinan gampang menghindari bangku kita dari pihak lain, tetapi di di air pasti lebih susah.

Gonzalo Bearman, M.D., memberinya salah satunya jalan keluarnya, yakni pengurus kolam renang harus memutuskan batas jumlah pengunjung.

Disamping itu, mengelola waktu berenang secara berganti-gantian. Misalkan, tiap 10 menit, pengunjung berganti-gantian keluar dan masuk ke kolam renang.

Selain itu, Mama seharusnya jaga agar anggota tetap harus berpadu supaya tidak menyebar dan bercampur dengan pengunjung lain.

5. Mandi dengan sabun sebelum serta sesudah berenang

Karena hanya tidak terdapat bukti penebaran virus di di air kolam renang tidak berarti kegiatan itu betul-betul bebas resiko.

Di di air kolam renang, ada kuman atau parasit yang paling resisten pada klorin dan bisa bertahan lebih dari satu minggu walau kolam itu diberi klorin atau dipiara secara baik.

Salah satunya pertahanan terbaik untuk Mama dan keluarga ialah mandi dengan sabun sebelum dan setelah masuk kolam renang. Bisa dilaksanakan di dalam rumah, saat sebelum pergi dan pas sampai di dalam rumah sepulangnya dari kolam renang umum.

Pakai juga tirai surya untuk menghindar sengatan cahaya matahari saat berenang dan jauhi menelan air sedapat mungkin.

Ingat untuk membersihkan baju renang sesudah dipakai.

Nach, 5 Tips Aman Berenang di Kolam Renang Umum saat Wabah Covid-19 bila Mama dan keluarga merencanakan beraktivitas itu. Seharusnya, tidak lama-lama di situ ya, Ma